Hope!



Akhir-akhir ini gue lagi suka baca berita dan nonton berita. Yang biasanya gue cuma tertarik dengan berita politik atau gosip artis tiba-tiba tergerak buat baca berita tentang bunuh diri. Sebenernya enggak tertarik banget sih, cuma headline disetiap portal berita isinya bunuh diri jadi kepaksa baca-baca. Setelah gue baca gue jadi mikir, orang yang bunuh diri pasti punya alasan yang benar-benar tidak bisa dikompromikan lagi. Orang yang bunuh diri pasti merasa hidupnya benar-benar sangat menyakitkan. Dan bisa jadi orang yang bunuh diri sudah merasa bahwa tidak ada lagi harapan-harapan untuk sekedar hidup apapun alasannya. Gue gak tau yah gimana rasanya bunuh diri HAHA, tapi menurut gue orang yang bunuh diri pasti sudah memikirkan banyak konsekuensinya. Udah ngebayangin bagaimana sakitnya gantung diri, sakitnya melukai tubuhnya dengan barang tajam atau meminum racun sekalipun, dan bahkan mereka pasti sedikitnya sudah tidak memikirkan bagaimana mereka nanti setelah bunuh diri. Masuk neraka atau masuk surga atau apapun itu, udah masa bodo. Saking sakit dan beratnya hidup yang mereka jalani.
Gue juga jadi inget, pernah suatu ketika terbesit di otak gue untuk melakukan bunuh diri pula dan gue yakin setiap orang pasti pernah merasakan hal yang sama. Entah alasannya misal karena financial, karena keluarga, karena percintaan and anything bla bla bla. whatever ! tapi gue mau bilang dan ini terlalu pasaran untuk sekedar jadi jawaban, please bicaralah sama seseorang. Bicaralah tentang kemarahan, kesedihan, kegundahan juga kemuakan yang bergelut dihati dan pikiran lo. Bukan buat nyari jawaban, bukan buat nyari pembenaran tapi buat bikin hati lo lega, buat bikin lo ternyata masih bisa didengar dan dianggap. Lo memang gak akan dapat jawaban untuk setiap permasalah yang lo punya , tapi balik ke yang tadi gue bilang, lo butuh mengeluarkan semua yang ada pada diri lo. Percaya deh setidaknya akan ada kelegaan hati dan pikiran saat lo bisa ngeshare masalah lo ke seseorang, meskipun itu sedikit.
Gue sadar dan gue pengen lo juga tahu, setiap manusia tidak ada satu orangpun yang tidak memiliki sebuah masalah. Naturalnya, orang-orang yang termasuk gue ini akan menampilkan sesutau yang baiknya saja dimuka umum. Jarang orang yang sibuk nampilin hal yang buruk. Alasannya bisa jadi itu sebuah pencitraan atau memang ingin mendapat sebuah pengakuan bahwa dia memang baik dan lo pengen terlihat lebih menawan diluar meski lo tahu hati lo gak sebaik polesan yang lagi lo bangun. Gue cuma pengen orang sadar, bahwa setiap manusia pasti punya masalah. Dan yang punya masalah itu bukan lo seorang. Inget bukan lo doang. Seperti yang pernah gue tulis di blog ini beberapa hari yang lalu, bahwa teman gue cuma tahu gue hidupnya sekarang enak, tapi dia gak tau kan masalah-masalah yang gue hadapain, masalah yang bikin gue down dan frustasi tapi gue gak share itu, gue manusia normal yang masih mikirin buat gak ngeshare masalah terberat gue, gue lebih memilih untuk memalsukan apa yang tengah terjadi, bedanya gitu. Jadi orang akan beranggapan gue selalu baik-baik saja. Misal lagi nih, temen gue nangis curhat kalau orangtuanya berpisah, dan dia bilang kalau gue beruntung punya keluarga yang utuh. “enak ya jadi lo, ibu dan bapak akur, adek dan kakak akur, gak kaya gue yang tercerai berai”, please honey, itu cuma tampak luar doang. Lo gak taukan yang sebernya gimana, lo gak tau kan aseli dalamnya itu kek mana, jangan-jangan justru problemnya malah beratan gue dibanding lo. Lagi-lagi bisa jadi itu bentuk manipulasi yang sedang gue bangun agar orang liat gue baik-baik saja, agar gue bisa nampilin sisi bagusnya saja. Dan menurut gue itu normal banget sih sebagai manusia.
Hmmm , jadi akhirnya gue cuma pengen bilang sepengetahuan yang gue miliki. Sebagai seorang muslim tentunya gue bisa kasih saran untuk tetap minta ke Allah, tetap berdo’a ke Allah. Itu sesuatu yang wajib ada bagi tiap-tiap insan yang tengah dilanda banyak masalah ataupun sedang dihujani kebahagaian. Tapi, menurut gue, lo tetep harus “talk to someone” untuk apapun masalah yang tengah lo hadapin. Karena tetap ada yang beda untuk kedua hal ini. setidaknya lo akan dapan timbal balik atau respon yang sangat cepat makanala lo cerita ke orang. Lo butuh mengeluarkan apapun yang ada diotak lo ke orang yang lo percaya, keorang yang mau berempati untuk masalah yang lo hadapin, menurut gue ngobrol itu penting. Lo hanya butuh orang untuk ngobrol sama lo, tapi tetep lo harus minta ke Allah yang punya hati, untuk membuat hati lo damai. Lo shalat, lo berdo’a dan lo ngaji.
Yah, hidup ya hidup. Banyak masalahnya, banyak keselnya. Carilah orang yang lo percaya, orang yang lagi-lagi mau berempati sama hidup lo, orang yang mau ngedengerin lo, karena lo tuh gak sendiri dan karena gue yakin pasti ada satu orang yang bener-bener bisa dengerin lo, kalau lo masih mikir gak ada, coba temuin satu orang itu. Inget jangan sedikitpun berpikir gak ada artinya lo hidup karena Allah menciptakan lo dan membuat lo ada di dunia ini pasti ada alasannya dan ada manfaatnya. Pasti ada orang yang bener-bener sayang sama lo. Kalau lo ngerasa orangtua lo gak sayang sama lo, pasti ada kakak lo yang sayang, ada adik lo yang sayang, ada nenek lo yang sayang atau bahkan sahabat dan teman lo yang sayang sama diri lo, atau bisa jadi orangtua lo memang sayang sama lo tapi mereka gak bisa mengekspresikannya. Tetap sabar, tetap berjalan dijalan yang benar dan tetap semangat untuk apapun yang tengah lo hadapin.

Komentar

Postingan Populer