Wanita !! Aku Bangga Jadi Bagian Darimu
Tentang seorang wanita
di dunia ini, saya tidak pernah kehabisan kata untuk selalu bilang “Bangga”
jadi bagian dari seorang wanita. Tidak usah jauh-jauh memangdang ketika
berbicara tentang sosok indah dibelahan negeri sana, cukup disini, di negeri
tercinta Indonesia.
Dan siapa bilang
Indonesia tidak punya wanita-wanita hebat seperti Negara lain? Justru banyak
sekali wanita-wanita hebat di Indonesia yang tidak pernah habis memberikan
inspirasi-inspirasi bagi banyak wanita lain di dunia. Setiap harinya terus
bermunculan dari segala bidang meski mereka disibukan dengan beribu
kegiatannya. Ada Diandra Paramita Sastrowardoyo atau yang biasa terkenal dengan
nama Dian Sastrowardoyo yang tidak hanya terkenal dengan cantik sebagai aktris
dan model melainkan menjadi sosok yang juga pandai dalam pendidikan. Lulusan
jurusan filsafat FIB UI inipun seringkali dimintai sebagai asisten dosen oleh
para seniornya. Selain dari Dian Sastrowardoyo, masih banyak wanita hebat di
negeri ini.
Namun, kali ini saya
tidak akan menghabiskan waktu untuk menulis mengenai wanita-wanita yang sudah
terkenal di jagat negeri Indonesia. Saya yakin, di berbagai media atau
dimanapuk kalian berada sudah banyak sekali yang berbicara tentang mereka. Saya
akan membahas satu sosok wanita yang ada di Indonesia, dia adalah pahlawan
tanpa balas jasa, belahan jiwa saya, Iim Soimah. Penghargaan tak cukup sebagai
tanda bahwa dia sosok wanita hebat. Tidak ada yang bisa mengalahkan wanita itu,
sekalipun digantikan dengan sosok wanita sekelas Yeni Wahid, Anne Avantie
bahkan Anggun C Sasti, tidak!!! Dia bisa mengalahkan kekagumanku terhadap sosok
yang telah saya sebutkan tadi.
Wanita itu adalah
wanita yang pandai dalam segala hal bagi saya, wanita yang setiap hari mengasuh
anaknya, mengurus rumah tangga, mengabdi pada suaminya, dan tetap tangguh
ketika badai itu selalu menghampirinya.
Wanita itu tidak bisa
bermanja-manja dengan kata-kata. Rasa cinta yang dia beri ditunjukan dengan
pengabdian dia setiap waktu. Ketika terbangun dari lelapnya mimpi, dia sedang
sibuk dengan berbagai kegiatannya, ketika selesai mandi, dia masih terjaga
dengan helaian pakain ditangannya untuk disetrika dan ketika beranjak pergi,
dia masih sibuk dengan meja makannya.
Sungguh, wanita itu
selalu menyembunyikan keluhnya, resahnya dan penderitaanya. Dia tetap tangguh,
sungguh sangat tangguh. Ketika berkeluh dengan pendidikan. Dia jembatan pertama
yang akan dilalui. Ketika pundak sudah lelah, dia sulap semuanya jadi yang di mau.
Benar-benar luar biasa.
Tentang wanita itu,
Pendidikannya memang
tidak setinggi para jendral dengan bintang limanya,
Pengetahuannya memang
tak seluas para tokoh dinegri ini,
Tapi dia mampu membuat
kami, putra dan putrinya berdiri sampai saat ini. Dengan kesederhanaan yang
kami miliki. Tidak butuh kata-kata manja darinya untuk setiap hari, cukup
dengan semua yang telah dia lakukan, sudah mampu merubah kami jadi sosok wanita
yang akan tangguh dimanapun kami berada.
One love, one unity
Mimi, kebanggan itu
tidak akan pernah mati dikalahkan waktu. Dan saya bangga jadi bagian darimu.
Saya yakin, kebanggaan
kalian terhadap wanita yang satu ini memang tidak akan pernah habis! IBU.
Komentar