Masalah itu ... Always Somewhere

Menjadi manusia bemental baja tak semudah membolak-balik kata menjadikan satu bagian kalimat yang utuh. Ketidakadilan mendorong diri buat menjadikan alasan yang begitu kuat. Orang berbondong-bondong mengorasikan bahwa adil itu harus tetap dikejar, harus tetap di dirikan dan harus tetap ditegakan. Tapi mbak, pernah gak sih lo ngoyo banget karena lo terlalu fokus menghadirkan adil itu, lo berlari begitu kencang agar adil itu hadir ditengah-tengah badai yang rasanya tak juga mau berhenti. Mau sampai kapan? Apa sampai pada titik dimana keluhan meletup-letup keluar dari bibir ini? Cape ? Banget! Jadi mau terus seperti ini? Enggak dong? Kalau gitu lo mau keadilan itu pergi ke tempat yang salah? Hmmm sebenernya menghadirkan keadilan itu tidak dengan ucapan kotor, tindakan anarkis atau kreasi yang banyak merugikan orang. Gue pernah ngerasain itu, pernah merasa bahwa adil itu gak pernah berpihak sama orang dengan ekonomi sederhana macam gue dan teman-teman gue diluaran sana. Gue berontak penuh amarah yang pada akhirnya hati gue dipenuhi dengan kebencian-kebencian. Sampai disitu? Iya! Gue jadi buta dan gelap aja mau mandang keluar. Otak gue terlalu banyak dipenuhi gak adil dan gak adil yang ujungnya cuma bikin gue lemah dan bikin gue sakit. Ngebatin jadi penyakit yang merusak sistem yang ada pada tubuh gue. Secara lahiriyah maupun batin nya.
Yaaa .. Ternyata benar apa yang pernah orang bilang, bahwa pengalaman itu guru paling baik. Gue jadi belajar dan berbenah bahwa Manusia itu akan selalu diuji sesuai batas kemampuan dirinya sendiri, tidak mungkin hidupnya akan datar terus menerus. Entah diawali kebahagiaan dan diakhiri kesedihan atau sebaliknya, semua akan bertemu pada satu titik yang sudah digariskan. Terlepas dari anggapan dan asumsi bahwa "roda berputar" tak berlaku untuk dirinya, Come on Mey!! Masalah itu always somewhere, bener-bener always somewhere. Namun jangan takut untuk tetap jadi si gagah yang yakin bahwa "badai pasti berlalu". Ingat Mey, lo akan tetap punya pendukung yang still loving you, lo gak tau kan diantara ribuan kegelapan menurut pandangan lo itu ternyata masih ada manusia yang menganggap bahwa lo datang membawa Wind of change 😇 yang dengan begitu keadilan yang ingin hadir ditempat yang semestinya datang pada si tuan rumah sesungguhnya, dengan membawa sejuta harapan dan sejuta kebahagiaan, tanpa hati kotor yang masuk melalui mata, telinga, tangan juga anggota tubuh lainnya.

Komentar

Postingan Populer