AKU, YANG SOK KUAT
Kalian pernah ndak merasa kalian gak punya siapa-siapa? Gak ada yang bisa mengerti diri kalian sendiri? Gak ada yang hadir saat kalian butuh orang? Gak ada yang datang saat kalian butuh untuk didengar? Hmmm cung acungin tangan yang pernah merasa begitu, biar aku ada temen gitu hehe.
Dulu, waktu aku kecil seinget aku kalau kita di nakalin sama temen ya ngadu sama orangtua dan orangtua jadinya negur orang yang nakalin anaknya. Tapi orangtua aku gak begitu, kalau aku dinakalin sama temen mana pernah ngebela, malah dapat ceramahan dan kadang aku yang dimarahi balik, katanya
"Kamu nya mungkin yang nakal atau kamu nya mungkin yang salah atau kamu nya mungkin yang centil" begitu kira-kira. Jadi semenjak selalu dapat jawaban seperti itu, aku jarang mengeluhkan apapun yang terjadi sama hidup aku. Mulailah dari situ aku melampiaskan semuanya di Buku Diary, apapun yang terjadi baik senang ataupun sedih aku curahkan semuanya disana dan hanya disana. Hal itu berlanjut sampai aku masuk Kuliah.
Pas jadi seorang Mahasiswa, semuanya mendadak berubah. aku sedemikian terbukanya sama orang. aku ceritain semua yang pengen aku ceritakan. Tapi entah kenapa apa yang aku ceritakan justru diceritakan ulang ke oranglain dengan cerita yang berbeda. Mereka pasti cuma bersimpati atau justru mentertwakan apa yang terjadi dengan aku.
Sejak itu pula aku mulai beralih kembali ke menulis, bedanya dulu di buku dan sekarang di blog. Yaaa .. rasanya begitulah. Mungkin kalau kita ceritanya ke manusia kita bakal dapat timbal balik langsung hari itu juga. Tapi kalau aku ceritanya diblog, aku gak bakal dapat apa-apa kecuali kepuasan manakala aku bisa menumpahkan semuanya. Kenapa harus di blog Mey? Karena gak bakal ada orang yang tahu! Orangtua aku gak bakal pernah tahu anaknya tukang mengeluh disosial media, karena aku membiarkan mereka tahu bahwa anaknya baik-baik saja dengan kerjaannya. Baik-baik saja dengan pertemanannya, baik-baik saja dengan urusan yang lainnya.
Orangtua aku cuma tahu anaknya happy-happy aja dengan dunianya. Happy karena urusan sibuknya. Happy anaknya bisa kerja di Pemda. Udah. Mereka tidak akan pernah tahu gimana anaknya merasa gak betah kerja di tempat sekarang, gimana harus banyak membagi waktu kesana-kemari, gimana anaknya punya masalah-masalah diluar dari dunia kerjanya. Iya, emang sengaja! Sengaja gak ngebagi masalah ke orangtua, gak ngebagi kesedihan itu ke mereka. Karena berbagipun rasanya hanya menambah rentetan masalah yang mereka punya. Dan kalau mau dibangdingkan, masalah aku tuh cuma masalah kecil yang gak ada apa-apanya dibanding mereka. Bagaimana mungkin aku terus repotin mereka karena kesalahan yang aku bikin, keegoisan yang aku timbulkan, kekacauan yang aku hadirkan sendiri. Rasanya bukan waktunya lagi aku nambahin beban mereka diusianya yang sudah tak muda lagi. Rasanya bukan saatnya aku merengek bilang cape didepan mereka. Rasanya ...... ah sudahlah heheh sedih deh kalau cerita gitu tuh teman-teman.
Jadi, akhir-akhir ini aku tuh lagi aneh banget teman-teman. Emang aku aneh sih, eh gimana ya. Pokoknya begitulah. Sedih tapi bingung ceritanya darimana. Pokoknya sedih aja. Makanya ada sebagian temen yang pasti heran liat aku yang kadang kalau ceria, cerianya kebangetan. Tapi kalau lagi bad mood, berantakan semuanya. Dan gak jelas gitu haha itu semua karena aku lagi punya masalah.
Oh ya, aku itu kadang suka ngerasa sok kuat, bahkan kuat banget gitu. Keterlaluan merasa PD nya. Iya kuat kalau mau ngomongin perjalanan hidup aku sampai sejauh ini. Padahal image yang aku tampilkan diluar tuh kekanak-kanakan, cengeng dan manja wkwkwk. Tapi ya namanya juga perempuan ya, yang sensitif banget kalau urusan hati, keukeuh aku sering banget nangis sambil bilang "cape". Tapi kebanyakan nangisnya di perjalanan pulang kerja, kan pakai kacamata dan pakai masker. hahah gak keliatan kaaaannn.
Tapi saran aku buat kalian yang punya masalah, jangan ikutin cara aku yah. Jangan sok-sok kuat. Gak enak, cape membatin terus. Sampai kadang kalau kita sok kuat, malah kita merasa kita gak punya siapa-siapa. Padahal ternyata bukan karena kita gak punya siapa-siapa. Tapi karena kita yang gak membuka diri ke siapa-siapa begitu haha.
Komentar