Sepasang Kekasih itu Adalah Sepasang Teman Baik
Majalengka, 24 September 2017
Bagi saya sepasang kekasih itu adalah sepasang teman baik. Menjadi sosok yang nyaman untuk dirimu sendiri. Yang tidak mengintimidasi kamu untuk berkembang. Satu sosok yang yang tak perlu mendikte dengan berbagai bumbu 'cemburu' nya. Ketika saya percaya dia sepenuhnya, saya tak perlu mengkhawatirkan bagaimana dia dengan berbagai hidup yang dia jalankan. Yang saya tau dia jujur tanpa harus saya curigai.
Bagi saya, keterikatan kami berdua bukan berarti kami harus saling tahu semuanya. Karena harus selalu ada ruang untuk masing-masing hati juga diri. Yang nantinya akan menjadi penetral dan tempat intropeksi diri.
Bagi saya, menyatu itu tidak perlu hanya nampak secara fisik. Melainkan hati untuk saling mengisi dan mengerti. Berselisih untuk kebaikan masing-masing tanpa menggurui. Jadi pemersatu dan pelengkap untuk kelebihan dan kekurangan masing-masing diri.
Bagi saya, cinta itu tak harus mengikat dan mengekang. Melainkan saling membebaskan dan memberi pelajaran hidup. Tak juga harus berkirim kabar setiap waktu, karena sejatinya kedewasaan sebuah hubungan tak melulu dinilai dari seringnya kamu menghabiskan waktu bersama.
Dan bagi saya, itulah bentuk sederhana perasaan saya sebagai teman baik siapapun nanti.
Komentar