Ternyata, yang Ku Kagumi adalah Manusia

Salah!! Otak ku terkotak-kotak membangun makna "sempurna". Terbelenggu karena satu sosok yang memiliki kelebihan yang tak ku temui pada sosok lain. mataku seolah-olah gelap begitu saja, melupakan kodrat bahwa ia adalah manusia. yang pada jiwanya terdapat kelebihan juga kekurangan. Kapan saja bisa membuat rasa nyaman yang telah terbangun tiba-tiba goyah hanya karena sesuatu yang kiranya tidak aku suka. Salah Ternyata dia tetap manusia. Segala yang aku agungkan juga yang ku banggakan suatu saat akan mereda. Dia pelupa, dia perasa dan dia manusia. Salah!! Aku telah salah!! Menempatkan kepercayaan dan kebahagiaan pada sosok manusia. Mimpi-mimpi itu hanya khayalan yang sekiranya harus segera lenyap dari otak juga fikiran. Dan lagi-lagi Allah telah menegurku lewat sosok manusia yang dari awal sudah menyiapkan diri menjadi "Manusia yang menerima apa adanya". Terimakasih Allah, kaulah yang paling sempurna, abadi selamanya.

Komentar

Postingan Populer